GRASSTRACK MOTOCROSS HSP GUNUNGKIDUL, KONDISI SIRKUIT TAK MENYURUTKAN SEMANGAT PEMBALAP


Cuaca mendung di Minggu pagi (30/12) mengawali pembukaan pendaftaran peserta di gelaran HSP Super Grasstrack Motocross 2018. Event balap yang di gelar di Sirkuit Trengguno, Ponjong, Gunung Kidul ini di sponsori oleh Ardians Motocross Shop, minuman Fayrouz dan JTMX Frame. Dengan tak memberikan tarif kepada penonton, HSP mencoba memeberikan suguhan menarik bagi masyarakat seputaran Gunung Kidul. Tentu antusiasme pembalap dan penonton kali ini sangat bersemangat dan ramai. Namun tantangan mulai muncul untuk pembalap ketika hujan mulai mengguyur Lantai Duanya Jogja ini. Seketika sirkuit berubah menjadi sangat licin dan kontur tanah menjadi berlumpur bagaikan lintasan enduro. "Ini di luar  dugaan. Padahal selama seminggu terakhir tidak turun hujan sama sekali. Dan dengan kondisi track yang seperti ini, kami harus pangkas jumlah lap nya. Tentu kondisi ini sangat menyulitkan pembalap dan kru." terang Jarot Indra selaku panitia HSP

Dengan race yang di mulai pukul 12.00 waktu Gunung Kidul, para pembalap bersiap menunjukkan aksi terbaiknya. Race pertama yang di isi kelas FFA Lokal DIY berhasil di memangkan Diko Utomo. Lanjut kelas SE 50 CC, disinilah para bocah-bocah ajaib di tantang melewati lumpur sepanjang sirkuit. Sayang, balap yang harusnya 2 lap, harus di pangkas menjadi 1 lap karena kondisi sirkuit yang cukup menyulitkan para bocah-bocah ajaib ini. Pada kelas-kelas lain pun juga terjadi pemangkasan lap dari yang di rencanakan awal. Hingga race terakhir, bisa di bilang pembalap yang berhasil finish adalah juaranya. Banyak dari pembalap yang tak bisa finish akibat tersendat di lumpur padat yang bisa saja menempel disetiap bagian motor pembalap terutama di bagian kaki-kaki. Ya inilah balap garuk tanah, kecerdasan pembalap dan ketangkasan pembalap di uji disini. Kecepatan bukanlah utama, bisa melewati segala medan tanah itu juga menjadi poin penting seorang rider Grasstrack & Motocross.

Usai balap 2018 ini, rencananya HSP tetap akan memcoba kejuaraan seri. Namun tentu itu harus mempertimbangkan jadwal. Perlu pematangan persiapan dan rencana agar bisa tercapai. Kita tunggu saja, jika ada kejuaraan seri pasti akan bermunculan rider-rider DIY. (Rama Subyan)

No comments

RSS GALLERY 2016. Powered by Blogger.